Aku, Kau, dan Sebuah Kamar Hotel

Aku datang,
Dengan sepenuh cinta
Bersama sajak tak terjaja

Kau pun datang,
Dengan seutuh cita
Menggunung, tak ter-eja

Sebuah kamar hotel berbintang
Menjadi saksi pertemuan antara cinta dan cita
Tak lagi mengagungkan ideologi ber-sahaja

Kini tanah terbentang
Sedikit dan sedikit ter-sita
Di tangantangan ter-elukan; meski sebenarbenar penjaja(h)

Oleh: Hamzah N Hamzah