Apatis

Sudah kupahami bahasa cuaca
dimana angin jadi pembeda
hujan jadi asmaragama

Di karya adiluhung ada ribuan sampah
sebagai pondasi berupa ratapan berdarah
para bocah aksara
pengisi sunyi sastra nusantara
lalu kenapa hadirkan apatisme berlebihan
bukankah isi kepala bedakan penafsiran akan sebuah karya.

Jiwa-jiwa mabuk dalam nyala puisi
Biarkan jadi kejora di gelapnya mayapada aksara
mari mengurai jutaan aksara tanpa apatis di dada
mari merenungi ayat-ayat curhatan para penyaji
lalu biarkan terbakar dalam dada . ( Tedi )