Istana Yang Karam — Ruwajurai.com

Rumah mungil dengan pemandangan
hijau asri
Terperangkap hujan sore
Lampunya berkedip-kedip
muram
Mengundang sapa kakek tua
Dengan senyum renyah
basah, sebasah tanah pekarangan
yang rengkah bernanah

Senyap
Kabarkan tentang penghuni
terlelap memeluk hati sekarat
Jadikan kakek tua
Ayunkan kaki dan pergi
Tanpa henti bergumam
Istana baru saja karam

Rumah mungil dengan pemandangan
hijau asri
Tetap terperangkap hujan
Sampai malam tiba
Lampulampu berkisah
Tentang gulita tanpa suara
dan nyawa

Penulis :La Takhofu