Juliandra Al Fitra Siap Turun Gunung Memimpin KNPI, Demi Membangun Sumberdaya Pemuda Lampung

Ditemui dalam rapat terbatas pada Forum Komunikasi Pemenangan Fitra For KNPI 1 di Jalan keramat Rajabasa (16/12) yang membahas perkembangan kondisi kepemudaan di Lampung yang dirasa makin jauh dari semangat perubahan dalam partisifasinya mengawal pembangunan, Jelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI 2014-2017 yang akan dilkukan, Fitra yang juga hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa sudah saatnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dikelola secara professional. Organisasi pemuda KNPI harus menjalankan fungsi strategisnya mengawal perubahan terlebih lampung memiliki potensi pemuda yang strategis, yang jika dikelola dengan baik mampu menjadi potensi strategis daya saing daerah terlebih jelang bonus demografi 2025. Kondisi ini menempatkan pemuda agar menjadi sebagai sumber daya manusia yang unggul (Human Resources) demi kemajuan daerah.

Untuk itu pemuda dituntut memiliki kemampuan soft skill dan hard skill demi menjadi agen perubahan dan berprtisifasi dalam pembangunan daerah oleh sebab itu KNPI harus dibangun menjadi organisasi organik (kerakyatan) yang bergerak professional demi pembangunan manusia pemuda yang berimbas pada kemajuan daerah. Saya yakin berbekal pengalaman memimpin sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Timur, yakin hal ini niscaya terjadi terlebih hal ini selaras dengan cita perjuangan HMI dalam rangka mencipatakan insan pembangunan yang peka dan mampu mengantisifasi zaman dan perubahan untuk itu saya siap turun gunung membangun KNPI. Ungkap Wasekjen Bidang Lingkungan Hidup KNPI pusat itu. Tambahnya.

Jelang musda yang diperkirakan akan terjadi desember ini, pemuda progresif yang intelek ini menyatakan tidak ada sikap berpangku tangan melihat kondisi pemuda Lampung saat ini yang kian mengkhawatirakan  berdasarkan sensus penduduk BKKBN 2010, jumlah angkatan kerja sebanyak 172.070.339 jiwa. Dan 66.06 persen diantaranya adalah remaja usia 15-24 tahun. Ironisnya hanya  sekitar 7 % saja yang bekerja dan mencari pekerjaan. Dan hampir 40 persen merupakan pemuda usia 25- 39 yang termasuk angkatan kerja tetapi tidak bekerja atau menganggur. untuk itu jika saya memimpin KNPI prioritas program pemberdayaan dan pembangunan sumberdaya manusia pemuda menjadi program yang tidak bisa ditawar. Biarkan pemuda berkarya dan berbuat demi kemajuan daerah Lampung ungkapnya.

Maka dalam rangka menciptakan membangun sumberdaya  pemuda Lampung saya berkomitmen mejadikan KNPI lebih progresif kedepan, untuk itu saya akan beromunikasi dengan semua OKP serta doa restu segenap senior untuk bergerak bersama dan mendorong cita – cita perubahan bersama, kemajuan KNPI mutlak dilakukan demi pembangunan sumberdaya dan daerah yang strategis tambahnya.