Sekantung Angkara

Angkara dalam kantung di pundak pemuda bingung
meledakan negeri jadi serpihan puntung bara
menimpa jelata menyeret negeri dalam krisis jilid dua
tapi, mimpi kami tetap terjaga

pemuda bingung dengan tujuan hidup membawa angkara sekantung
meledakan diri demi surgawi
membuat penuh saku para pejabat negeri dengan uang bantuan luar negeri beli mobil baru kubur rakyat jelata dengan beban baru

ledakan itu menimbulkan seribu puisi
bagi orang berdasi berkursi
sedang para pemuisi terus menggembala kata demi sesuap nasi. ( Tedi )