DAERAH

Dugaan Penyimpangan Dana BOS 2025, Plt Kepala SDN 5 Kelapa Tujuh Klaim Tak Ada Pengadaan Fiktif

×

Dugaan Penyimpangan Dana BOS 2025, Plt Kepala SDN 5 Kelapa Tujuh Klaim Tak Ada Pengadaan Fiktif

Share this article

LAMPUNG UTARA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 5 Kelapa Tujuh saat itu, Ani Yunita Santi, akhirnya angkat bicara terkait dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 yang sempat mencuat.

Dalam keterangannya, Ani menegaskan bahwa seluruh barang yang dibelanjakan menggunakan dana BOS 2025 dalam kondisi lengkap dan dapat diperiksa langsung di lingkungan sekolah. Ia memastikan tidak ada pengadaan fiktif sebagaimana yang ditudingkan.

Menurutnya, pengelolaan dana tersebut juga telah melalui proses pemeriksaan oleh Inspektorat. Setiap item barang dicek satu per satu, termasuk kelengkapan dokumen pendukung serta dokumentasi kegiatan.

“Semua barang ada dan bisa dicek langsung di sekolah. Pemeriksaan dari Inspektorat juga sudah dilakukan, bahkan satu per satu diperiksa,” jelas Ani.

Terkait mekanisme pembelian buku pelajaran yang disebut-sebut dilakukan melalui rekening Bank BRI, Ani memaparkan bahwa hal itu dilakukan karena sistem pembayaran tidak dapat langsung diproses melalui mekanisme payroll Bank Lampung. Oleh sebab itu, pihak sekolah terlebih dahulu menarik dana dari Bank Lampung, kemudian menyetorkannya ke rekening Bank BRI untuk selanjutnya dibayarkan kepada pihak penyedia buku.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan dana BOS tersebut telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam pemeriksaan itu, BPK melakukan pencocokan antara Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tertera di bagian belakang buku dengan nota pembelian, disesuaikan dengan zona wilayah sekolah.

“BPK mencocokkan HET di buku dengan nota pembelian sesuai zona. Semua sudah melalui proses pemeriksaan,” terangnya.

Ani berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat dan menghindari kesalahpahaman terkait pengelolaan dana BOS di SDN 5 Kelapa Tujuh. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan penggunaan anggaran telah dilaksanakan sesuai prosedur dan berada dalam pengawasan pihak berwenang. (Usni).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *