DAERAH

Jelang Idulfitri, Pemprov Lampung Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

×

Jelang Idulfitri, Pemprov Lampung Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Share this article

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung melakukan peninjauan langsung terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (10/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan pengawasan tersebut melibatkan tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemprov Lampung, Pertamina Patra Niaga, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), serta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung.

Tim melakukan pengecekan langsung mulai dari pangkalan LPG 3 kilogram, agen gas, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memastikan proses distribusi berjalan lancar dan harga di tingkat masyarakat tetap sesuai ketentuan.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran monitoring antara lain pangkalan LPG 3 kilogram Yusfadil di Jalan Drs Warsito, Kupang Kota, serta pangkalan LPG Cahaya Gas di Jalan Pulau Tegal, Way Dadi, Sukarame. Tim juga meninjau agen LPG non-subsidi PT Sony Prayudha di Jalan Endro Suratmin serta fasilitas Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Arsade Inti Gasindo di Campang Raya.

Selain itu, pengecekan juga dilakukan di SPBU Pertamina Jatiagung, Lampung Selatan, dan SPBU Coco Pertamina Way Dadi, Bandar Lampung, untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Agust Riko Suryhana, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah untuk menjaga pasokan energi tetap aman menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Idulfitri.

Ia menyebutkan bahwa dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan BBM maupun LPG di wilayah Lampung masih dalam kondisi aman dan harga di tingkat masyarakat tetap mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama Pertamina terus memantau perkembangan distribusi energi agar tidak terjadi gangguan pasokan maupun lonjakan harga di pasaran.

Agust Riko juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam membeli kebutuhan energi dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Untuk menjaga kelancaran pasokan, Pertamina disebut akan melakukan penambahan suplai LPG hingga 50 persen di wilayah yang diperkirakan mengalami lonjakan permintaan.

Sementara itu, perwakilan SBM IV Gas Lampung, M. Suhanda, mengatakan bahwa hasil pemantauan menunjukkan stok LPG baik subsidi maupun non-subsidi masih dalam kondisi aman, khususnya di wilayah Kota Bandar Lampung.

Ia menjelaskan bahwa setiap tahun menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan konsumsi LPG sekitar 3 hingga 5 persen. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, distribusi LPG akan tetap berjalan normal selama periode libur Lebaran. Penyaluran dari SPPBE hingga ke pangkalan tetap dilakukan secara rutin tanpa penghentian layanan.

Ketua YLKI Lampung, Subadra Yani Moersalin, yang turut mengikuti kegiatan monitoring menyampaikan bahwa hasil pemantauan di sejumlah pangkalan menunjukkan pasokan LPG masih mencukupi hingga menjelang Lebaran. Ia juga menilai harga di tingkat pangkalan masih berada dalam batas yang telah ditentukan oleh pemerintah sehingga tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan.

Subadra mengingatkan masyarakat agar membeli LPG di pangkalan resmi guna memastikan harga yang diterima sesuai dengan ketentuan pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga distribusi LPG bersubsidi tetap tepat sasaran dan menghindari potensi penimbunan maupun permainan harga di tingkat pengecer.

Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan distribusi BBM dan LPG di wilayah Lampung tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri. Stabilitas pasokan energi diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan serta mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga di pasaran. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *