LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik langkah PT PLN (Persero) dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu melalui program Light Up The Dream yang dilaksanakan di Kelurahan Sawah Brebes, Kota Bandar Lampung, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini digelar bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari aksi sosial berbagi manfaat kepada warga pra sejahtera.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyatakan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan energi hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai akses listrik memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga serta menunjang pendidikan dan aktivitas produktif warga.
Menurutnya, capaian elektrifikasi di Lampung saat ini telah menyentuh angka 99,85 persen. Dengan lebih dari 2,6 juta pelanggan terlayani, hampir seluruh rumah tangga di provinsi ini telah menikmati layanan kelistrikan. Capaian tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan PLN dalam mempercepat pemerataan infrastruktur dasar.
Program Light Up The Dream sendiri merupakan gerakan kepedulian yang diinisiasi insan PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk membantu pembiayaan pemasangan listrik baru bagi masyarakat yang belum mampu. Bantuan ini diberikan dalam bentuk sambungan listrik gratis sehingga warga dapat menikmati aliran listrik secara mandiri dan legal.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Rizki Muhammad, menjelaskan bahwa pada tahap kali ini terdapat 34 keluarga di Lampung yang menerima sambungan listrik tanpa biaya. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 70 keluarga hingga akhir bulan. Secara nasional, penyalaan dilakukan serentak kepada 2.150 penerima manfaat, dan sejak 2020 program ini telah menjangkau sekitar 44 ribu keluarga di berbagai daerah.
Di Lampung sendiri, selama lima tahun terakhir tercatat lebih dari 750 keluarga pra sejahtera telah memperoleh bantuan serupa. PLN memastikan program ini akan terus berlanjut sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus dukungan terhadap pemerataan energi.
Salah satu penerima manfaat di Sawah Brebes, Ridho Jaya Umbara, yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Selama hampir satu dekade, ia dan keluarganya bergantung pada aliran listrik dari rumah tetangga. Kini, rumahnya telah memiliki sambungan listrik resmi yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus produktivitas keluarga.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur bersama manajemen PLN secara simbolis menyalakan meteran listrik di kediaman Ridho. Prosesi tersebut juga dirangkaikan dengan penyalaan serentak nasional yang dilakukan secara virtual.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, dapat menikmati akses energi yang adil dan merata. (**)












